BANJARBARU – Salah satu tantangan terbesar yang kerap dihadapi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) lokal adalah keterbatasan akses pasar. Meski memiliki produk unggulan dan berkualitas tinggi, peluang untuk memperkenalkan karya terbaik ke panggung nasional masih menjadi impian yang sulit dijangkau tanpa adanya ekosistem pendukung yang solid.
Menjawab kebutuhan tersebut, HUB UMK Banjarbaru kembali membuktikan komitmen nyatanya melalui agenda bertajuk “Pelatihan Perluasan Akses Pasar Melalui Event Pameran Nasional”. Kegiatan ini digelar secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat, 12 Juni 2026.
Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari inisiatif strategis Program POWER UMK HUB, sebuah program terintegrasi yang menjembatani produk UMK binaan Banjarbaru dengan ekosistem jaringan PLN. Kolaborasi ini dirancang agar produk unggulan daerah tidak hanya berputar di pasar lokal, tetapi mampu menjangkau konsumen potensial di level nasional melalui pameran bergengsi.
Hadir sebagai narasumber, Rizla Syahrianoor, yang membedah tuntas mekanisme program, standarisasi produk, dan kiat lolos seleksi pameran skala nasional. Materi difokuskan pada persiapan komprehensif, meliputi:
- Pemahaman Mekanisme dan Kurasi Program: Mengenal standar mutu dan kriteria kelayakan yang ditetapkan dalam Program POWER UMK HUB agar produk siap diikutsertakan pada ajang pameran nasional.
- Kesiapan Produk dan Pengemasan: Menyiapkan legalitas, estetika kemasan, serta kesiapan kapasitas produksi agar mampu memenuhi ekspektasi pembeli berskala besar.
- Strategi Pemanfaatan Peluang Pameran: Memaksimalkan ajang pameran bukan sekadar untuk mengejar penjualan langsung di tempat (direct selling), melainkan sebagai sarana memperluas jejaring kemitraan, membaca tren pasar, dan membangun reputasi merek jangka panjang.
“Pameran tingkat nasional bukan cuma soal menjual produk hari itu juga, tapi panggung pembuktian kualitas dan jembatan untuk mendapatkan pelanggan maupun mitra bisnis baru. Kuncinya ada pada kesiapan produk dan konsistensi standar mutu melalui proses kurasi yang terarah,” ungkap Rizla Syahrianoor dalam paparannya.
Melalui pelatihan ini, HUB UMK Banjarbaru berharap para pelaku usaha mikro semakin percaya diri dan matang dalam mempersiapkan produk terbaiknya. Program POWER UMK HUB akan terus hadir melakukan pembinaan, pemantauan, dan pendampingan berkelanjutan demi mengantarkan produk lokal Banjarbaru naik kelas dan berdaya saing di kancah nasional.