BANJARBARU – Terjebak dalam perang banting harga merupakan mimpi buruk bagi pelaku usaha mikro. Menurunkan harga demi menarik pembeli sering kali mengikis margin keuntungan hingga bisnis kesulitan bernapas, padahal biaya operasional terus berjalan. Hal ini umumnya terjadi karena produk yang dijual belum memiliki pembeda yang kuat, sehingga konsumen hanya menilai barang tersebut semata-mata dari murahnya label harga.
Menjawab tantangan tersebut, HUB UMK Banjarbaru kembali mempertegas komitmennya dalam mendongkrak daya saing wirausahawan binaan melalui agenda bertajuk “Pelatihan Bangun Trust Naikkan Harga: Strategi Positioning UMKM Di Era Digital”. Kegiatan ini dihelat pada Senin, 29 Juni 2026, bertempat di Kala Cafe Banjarbaru.
Pelatihan ini diselenggarakan untuk membimbing para pelaku usaha keluar dari jebakan persaingan harga murah. Peserta diarahkan untuk membangun strategi penempatan posisi (positioning), yakni seni menanamkan persepsi di benak konsumen bahwa produk yang mereka beli memiliki kualitas, keahlian, dan nilai manfaat (value) yang jauh melampaui harga yang dibayarkan.
Hadir sebagai narasumber, Agus Budiyanto, yang mengupas tuntas langkah-langkah praktis membangun citra merek yang tepercaya di ranah digital:
- Membangun Diferensiasi dan Nilai Tambah: Merumuskan keunikan produk yang sulit ditiru kompetitor, sehingga konsumen membeli karena fungsi dan solusi nyata, bukan sekadar membandingkan selisih harga.
- Menumbuhkan Kepercayaan Konsumen (Trust): Menampilkan identitas usaha yang profesional, transparan, dan konsisten di kanal digital agar calon pembeli merasa aman dan yakin untuk bertransaksi dengan harga wajar.
- Komunikasi Pemasaran Berbasis Nilai: Menyusun pesan promosi yang menonjolkan manfaat, cerita di balik produk, serta keunggulan mutu, bukan melulu mengobral diskon atau promo potongan harga.
- Mengamankan Margin Keuntungan Sehat: Menetapkan harga jual yang percaya diri berdasarkan persepsi nilai yang sudah terbentuk demi menjaga kelangsungan arus kas dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
“Kalau satu-satunya alasan orang membeli produk kita cuma karena harganya paling murah, bisnis kita akan sangat rapuh begitu ada pesaing baru yang pasang harga lebih rendah. Namun saat kita berhasil menanamkan rasa percaya dan nilai lebih di hati konsumen, menaikkan harga pun tidak akan membuat pelanggan setia berpaling,” tegas Agus Budiyanto di hadapan peserta.
Melalui pelatihan ini, HUB UMK Banjarbaru berharap para pelaku usaha mikro semakin percaya diri memperkuat identitas mereknya, mampu keluar dari jeratan perang harga, serta berhasil meraih margin laba yang sehat demi mewujudkan usaha yang tangguh dan berkelanjutan di era digital.