Banjarbaru — Fasilitas Co-Working Space HUB UMK Banjarbaru terus dimanfaatkan sebagai ruang produktif bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengembangkan keterampilan, meningkatkan kualitas produk, serta membangun kolaborasi. Salah satu pemanfaatannya dilakukan oleh Komunitas Rajut Guntung Manggis yang dipimpin oleh Ibu Anna Rayhana pada 19 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ibu Anna Rayhana memberikan bimbingan mengenai beberapa teknik merajut yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan performa produk rajut yang dihasilkan oleh anggota komunitas. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pengrajin untuk memperdalam keterampilan, bertukar pengetahuan, serta mengeksplorasi teknik yang dapat mendukung pengembangan produk mereka.

Bagi pelaku UMK, peningkatan kualitas produk merupakan salah satu faktor penting dalam membangun daya saing usaha. Produk yang memiliki hasil pengerjaan rapi, kualitas konsisten, dan nilai estetika yang baik berpotensi meningkatkan kepercayaan pelanggan serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, kegiatan berbagi keterampilan seperti ini memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kapasitas pengrajin dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Co-Working Space sebagai Ruang Produktif dan Kolaboratif
Program fasilitasi Co-Working Space HUB UMK Banjarbaru hadir untuk membantu pelaku UMK yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana dalam menjalankan aktivitas bisnis. Kebutuhan tersebut mencakup ruang kerja yang nyaman, tempat pertemuan dengan pelanggan atau mitra, lokasi pelaksanaan pelatihan dan diskusi, hingga fasilitas pendukung kegiatan administrasi, pemasaran, serta kolaborasi usaha.

Melalui fasilitas ini, pelaku UMK memperoleh akses terhadap ruang yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan pengembangan bisnis. Lebih dari sekadar tempat bekerja, Co-Working Space juga berfungsi sebagai ruang bertemunya ide, pengalaman, dan keterampilan yang dapat mendorong lahirnya inovasi serta peluang kerja sama antarpelaku usaha.
Pemanfaatan fasilitas oleh Komunitas Rajut Guntung Manggis menunjukkan bagaimana ruang kerja bersama dapat mendukung kegiatan peningkatan kapasitas berbasis praktik. Dengan adanya tempat yang memadai, komunitas dapat melaksanakan kegiatan berbagi keterampilan secara lebih terarah dan produktif.
Mendorong UMK yang Produktif dan Berdaya Saing
HUB UMK Banjarbaru terus mendorong pemanfaatan fasilitas Co-Working Space sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem kewirausahaan yang produktif, inovatif, dan kolaboratif. Dukungan terhadap aktivitas komunitas dan kelompok usaha diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pelaku UMK sekaligus memperluas kesempatan untuk saling belajar dan berkembang.
Melalui kegiatan ini, Komunitas Rajut Guntung Manggis diharapkan dapat mengembangkan kemampuan anggotanya dalam menghasilkan produk rajut yang semakin berkualitas dan memiliki daya saing. Pada saat yang sama, pemanfaatan Co-Working Space menjadi bukti bahwa pengembangan UMK tidak hanya membutuhkan modal dan strategi pemasaran, tetapi juga akses terhadap fasilitas, ruang belajar, serta lingkungan yang mendukung kreativitas dan kolaborasi.
Ke depan, keberadaan Co-Working Space HUB UMK Banjarbaru diharapkan terus memberikan manfaat bagi lebih banyak pelaku UMK, sehingga mereka dapat meningkatkan profesionalisme, mengembangkan inovasi produk, dan membangun usaha yang tumbuh secara berkelanjutan.