BANJARBARU – Media sosial kini telah menjadi etalase utama bagi para pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kendati demikian, tidak sedikit wirausahawan mikro yang masih kebingungan saat harus mengelola akun bisnisnya secara konsisten; sering kehabisan ide, unggahan tidak teratur, hingga konten yang dibuat belum mampu mendongkrak penjualan secara nyata.
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam mendorong kapasitas usaha mikro binaan, HUB UMK Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Konten Harian yang Menghasilkan: Sistem Marketing Sederhana untuk UMK” pada Rabu, 3 Juni 2026, bertempat di Kala Cafe Banjarbaru.
Agenda pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para pelaku usaha dengan sistem alur kerja pembuatan konten yang praktis dan terstruktur, sehingga kegiatan promosi di media sosial tidak lagi menyita waktu operasional harian secara berlebihan namun tetap efektif menjaring konsumen.
Menghadirkan narasumber Agus Budiyanto, sesi pelatihan ini membedah langkah demi langkah membangun strategi konten yang tepat sasaran, meliputi:
- Pengembangan Ide Konten: Mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi target audiens agar konten yang diproduksi selalu relevan, solutif, serta menarik perhatian pasar.
- Penyusunan Kalender Publikasi: Mempelajari cara merancang jadwal tayang (content calendar) secara teratur dan terencana guna menjaga konsistensi kehadiran merek di linimasa media sosial.
- Monitoring dan Evaluasi Kinerja: Mengukur efektivitas setiap unggahan melalui metrik sederhana, sehingga pelaku usaha memahami format promosi mana yang paling terbukti memicu interaksi dan mendongkrak omzet.
“Bikin konten untuk bisnis itu kuncinya ada di sistem, bukan sekadar menunggu inspirasi datang. Kalau alur dari riset ide sampai jadwal postingnya sudah rapi, promosi harian akan terasa jauh lebih ringan dan hasilnya langsung terasa ke penjualan,” ujar Agus Budiyanto di sela materi.
Melalui pelatihan ini, HUB UMK Banjarbaru berharap para peserta makin terampil mengelola media sosial usaha secara profesional dan mandiri, sekaligus menjadikan konten digital sebagai mesin pemasaran yang efektif demi pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.